Depan GELAR GALANG DANA, AKSI SPONTAN WARGA DESA PAMULIHAN RINGANKAN BEBAN SAUDARA AHDI MELAWAN KANKER HATI

GELAR GALANG DANA, AKSI SPONTAN WARGA DESA PAMULIHAN RINGANKAN BEBAN SAUDARA AHDI MELAWAN KANKER HATI

KUNINGAN, 29 Maret 2026 – Semangat gotong royong dan rasa kemanusiaan yang kental ditunjukkan oleh warga Desa Pamulihan. Secara serentak, masyarakat setempat menggelar aksi penggalangan dana dan open donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap Saudara Ahdi, seorang warga yang kini tengah berjuang melawan penyakit kanker hati yang diidapnya.

Aksi sosial ini dipicu oleh keprihatinan mendalam atas kondisi kesehatan Ahdi yang kian menurun setelah menjalani proses pengobatan panjang selama kurang lebih sembilan bulan terakhir.

Perjuangan Sembilan Bulan dan Komplikasi Baru

Selama hampir satu tahun, Ahdi telah berupaya maksimal menempuh berbagai jalur medis untuk kesembuhannya. Namun, tantangan baru kini muncul dengan adanya benjolan di area pundak dekat leher sebelah kiri. Benjolan tersebut memerlukan penanganan spesifik dari tenaga ahli onkologi untuk memastikan langkah tindakan selanjutnya.

Sedianya, hari Senin ini menjadi jadwal krusial bagi Ahdi untuk berangkat menuju Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, guna melakukan konsultasi khusus terkait penanganan benjolan tersebut. RS Dharmais dipilih karena memiliki fasilitas dan tenaga ahli yang kompeten dalam menangani kasus kanker yang kompleks.

Agenda Medis ke Jakarta Terpaksa Dibatalkan

Namun, rencana keberangkatan yang telah dipersiapkan matang tersebut terpaksa dibatalkan. Berdasarkan pemantauan kondisi terakhir di kediamannya, fisik Saudara Ahdi dinilai sangat lemah dan tidak memungkinkan untuk menempuh perjalanan jauh menuju Jakarta.

"Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk keberangkatan ke RS Dharmais hari ini. Namun, melihat kondisi fisik beliau yang sangat menurun, risiko di perjalanan terlalu besar. Dengan berat hati, agenda konsultasi tersebut terpaksa kami tunda hingga kondisinya lebih stabil," ungkap salah satu pihak keluarga.

Mekanisme Penggalangan Dana

Mendengar kabar batalnya keberangkatan tersebut karena faktor fisik dan terkendala biaya operasional yang terus membengkak, warga Desa Pamulihan bergerak masif. Penggalangan dana dilakukan melalui beberapa metode:

  • Aksi Door-to-Door: Relawan dan pemuda berkeliling wilayah desa untuk mengetuk kepedulian warga.
  • Posko Terpadu: Pembukaan posko bantuan di lingkungan desa untuk menerima donasi tunai maupun dukungan logistik.
  • Open Donasi Digital: Penyebaran informasi melalui media sosial guna menjangkau dermawan yang lebih luas.

Harapan dan Doa Bersama

Dana yang terkumpul nantinya akan dialokasikan sepenuhnya untuk membantu meringankan beban biaya perawatan harian, pembelian obat-obatan, serta persiapan biaya transportasi dan akomodasi jika sewaktu-waktu kondisi fisik Ahdi sudah memungkinkan untuk diberangkatkan kembali ke Jakarta.

"Beban yang dipikul bersama akan terasa lebih ringan. Kami berharap gerakan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga menjadi kekuatan moral bagi Ahdi untuk terus berjuang," ujar salah satu koordinator aksi.

Pihak keluarga dan panitia donasi terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak putus mengirimkan doa bagi kesembuhan Saudara Ahdi. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, pintu donasi masih terbuka lebar melalui posko bantuan di Desa Pamulihan.